Kamis, 30 Desember 2010
di
07.15
|
Pertama kali saya mendengar matakuliah softskill telematika yang ada di pikiran saya adalah Roy Suryo yang sering dimintai pendapatnya di televisi, dan saya betu-betul kurang paham apa yang beliau jelaskan di televisi terkait masalah telematika, tapi ternyata mata kuliah ini adalah mata kuliah softskill yang menurut saya sepertinya lebih efektif jika mata kuliah ini seperti matakuliah yang lain yang bertemu setiap seminggu, tp walaupun softskill alhamdulillah saya dapat mengerti telematika walaupun tidak mendetail melalui tulisan-tulisan dan tugas juga searching di google...
Pendapat saya tentang Bu rifki... waktu pertama kali saya lihat ibu adalah dosen saya yang paling cantik, juga baik, dan ibu termasuk dosen saya yang baik dan bijaksana terhadap mahasiswanya. Dan banyak membantu kami dengan memberikan kemudahan dalam mengerjakan tugas-tugas yang ibu berikan. Terima kasih ya Buu..
Harapan ke depannya.. Mata kuliah ini sangat penting dengan perkembangan telematika yang merebak seperti saat ini, banyak manfaat yang dapat diperoleh, mungkin dapat dibantu dengan pemberian tugas atau diadakannya sesi diskusi agar lebih aktif dan interaktif antar mahasiswa dan interaksi antara mahasiswa dan dosen sehingga diharapkan mahasiswa lebih dapat mengerti telematika
Diposting oleh
UntarA pRatama
Pusat Sarana Teknik Telematika adalah unsur pelaksana tugas tertentu departemen berada di bawah serta bertanggung jawab kepada Menteri melalui Sekretaris Jenderal. Pusat Sarana Teknik Telematika dipimpin oleh seorang Kepala Pusat. Pusat Sarana Teknik Telematika mempunyai tugas melaksanakan layanan pengelolaan, pengembangan dan pemanfaatan sarana teknik telematika departemen berdasarkan kebijakan yang ditetapkan oleh Menteri.
Dalam melaksanakan tugas, Pusat Sarana Teknik Telematika menyelenggarakan fungsi:
a.pelayanan aplikasi interface dan fasilitasi sarana teknik telematika;
b.pelayanan dan pengembangan sistem jaringan interface dan piranti keras telematika;
c.pelaksanaan urusan ketatausahaan pusat.
Susunan Organisasi
Pusat Sarana Teknik Telematika terdiri dari:
a.Bidang Aplikasi;
b.Bidang Piranti Keras dan Lunak;
c.Subbagian Tata Usaha.
Bidang Aplikasi
Bidang Aplikasi mempunyai tugas melaksanakan penyiapan bahan pelayanan aplikasi interface untuk pelayanan publik dan fasilitasi sarana teknik telematika untuk pelayanan publik. Dalam melaksanakan tugas, Bidang Aplikasi menyelenggarakan fungsi:
a.pelayanan aplikasi interface di bidang telematika;
b.pelaksanaan fasilitasi sarana teknik telematika.
Bidang Aplikasi terdiri dari:
a.Subbidang Layanan Aplikasi;
b.Subbidang Fasilitasi Sarana.
(1).Subbidang Layanan Aplikasi mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan pelayanan aplikasiinterface telematika.
(2).Subbidang Fasilitasi Sarana mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan fasilitasi di bidang sarana teknik telematika.
Bidang Piranti Keras dan Lunak
Bidang Piranti Keras dan Lunak mempunyai tugas melaksanakan advokasi dan konsultasi model, prototipedan pengamanan piranti keras dan lunak telematika. Dalam melaksanaan tugas, Bidang Piranti Keras dan Lunak menyelenggarakan fungsi:
a.pelaksanaan fasilitasi dan advokasi model, prototipe piranti keras dan lunak;
b.pelaksanaan fasilitasi dan advokasi pengamanan piranti keras dan lunak.
Bidang Piranti Keras dan Lunak terdiri dari:
a.Subbidang Rancang Bangunan b.Subbidang Pengamanan.
(1).Subbidang Rancang Bangun mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan fasilitasi dan advokasi model, prototipe sarana teknik telematika;
(2).Subbidang Pengamanan mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan fasilitasi dan advokasi pengamanan sarana teknik telematika.
Subbagian Tata Usaha
Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan urusan tata usaha dan rumah tangga Pusat.
Kelompok Jabatan Fungsional
Kelompok Jabatan Fungsional pada Pusat Sarana Teknik Telematika mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
(1).Kelompok Jabatan Fungsional terdiri dari sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok jabatan fungsional sesuai dengan bidang keahliannya yang diangkat dan diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
(2).Masing-masing Kelompok Jabatan Fungsional, dikoordinasikan oleh seorang tenaga fungsional senior yang ditetapkan oleh Kepala Pusat Sarana Teknik Telematika.
(3).Jumlah tenaga fungsional, ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja.
(4).Jenis dan jenjang jabatan fungsional, diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Sumber : http://blogs.depkominfo.go.id/setjen/struktur-organisasi/pusat-sarana-teknik-telematika/
Diposting oleh
UntarA pRatama
Open Service Gateway Initiative (OSGi) adalah sebuah system dan aplikasi interoperability berbasis komponen platform yang terintegrasi. OSGi merupakan system modul dinamik untuk Java. Teknologi OSGi adalah Universal Middleware. Teknologi OSGi menyediakan sebuah service-oriented, lingkungan yang berbasis komponen untuk pengembang dan menawarkan jalan standard untuk mengatur siklus hidup software. Kemampuan ini dapat menambah nilai jangkauan dari computer dan peralatan yang menggunakan platform Java dengan sangat hebat. Teknologi OSGi mengadopsi keuntungan dari menambah time-to-market dan mengurangi biaya pengembangan karena teknologi OSGi menyediakan subsistem komponen yang terintegrasi dari pre-build dan pre-tested. Teknologi ini juga mengurangi biaya perawatan dan memberikan kesempatan aftermarket yang baru dan unik karena jaringan dapat digunakan untuk update secara dinamik dan mengirimkan service dan aplikasi di lapangan. OSGi ARSITEKTUR OSGi adalah sebuah set spesifikasi yang mendefinisikan sebuah komponen system dinamik untuk Java. Spesifikasi ini memungkinkan sebuah model pengembangan dimana aplikasi (secara dinamik) terdiri dari berbagai komponen yang berbeda. Spesifikasi OSGi memungkinkan komponen-komponennya untuk menyembunyikan implementasinya dari komponen lainnya ketika berkomunikasi melalui services dimana biasanya ketika hal ini berlangsung implementasi antar komponen dapat terlihat jelas. Model yang simple ini telah jauh mencapai efek dari segala aspek dari proses pengembangan software.
Sumber : http://zainuliman.blogspot.com/2009/12/open-service-gateway-initiative-osgi.html
Diposting oleh
UntarA pRatama
Java adalah suatu teknologi di dunia software komputer, yang merupakan suatu bahasa pemrograman tingkat tinggi dan sekaligus sebagai suatu platform. JAVA pertama kali diperkenalkan oleh Sun Microysystem pada pertengahan tahun 1990. Menurut definisi dari Sun, JAVA adalah nama untuk sebuah teknologi untuk membuat dan menjalankan perangkat lunak pada komputer standalone ataupun lingkungan jaringan. Setiap orang yang sudah mengenal dan mempelajari atau bahkan mahir dengan bahasa C/C++ tentunya tidak akan sulit untuk mempelajari JAVA. JAVA juga merupakan sebuah bahasa pemrograman berorientasi objek yang dirancang agar dapat dijalankan di semua platform.
Java dikembangkan mengacu pada standar yang ditentukan oleh komite didalam JCP (Java Community Process). Spesifikasi Java tidak sekedar fondasi VMnya, tetapi menyangkut hampir semua aspek, mulai dari mekanisme mengakses devices I/O, komponen pertukaran objek, sampai pengembangan container. JCP merupakan badan yang bertanggung jawab terhadap standar teknologi Java.
Sebagai sebuah platform, JAVA terdiri atas 2 bagian utama, yaitu :
Java Virtual Machine (JVM) Java Virtual Machine adalah sebuah spesifikasi untuk sebuah komputer abstrak. JVM terdiri dari sebuah kelas pemanggil dan sebuah interpreter Java yang mengeksekusi kode arsitektur netral. Kelas pemanggil memanggil file API untuk dieksekusi oleh interpreter Java. Dengan kata lain JVM adalah sebagai perantara antara program yang akan dijalankan dan sistem operasi yang sedang digunakan.
Java Application Programming Interface (JAVA API) Java API merupakan komponen-komponen dan kelas JAVA yang sudah jadi, yang memiliki berbagai kemampuan. Kemampuan untuk menangani objek, string, angka, dsb. Java API terdiri dari tiga bagian utama: 1.Java Standard Edition (SE), sebuah standar API untuk merancang aplikasi desktop dan applets dengan bahasa dasar yang mendukung grafis, keamanan, konektivitas basis data dan jaringan. 2.Java Enterprose Edition (EE), sebuah inisiatif API untuk merancang aplikasi serverdengan mendukung untuk basis data. 3.Java Macro Edition (ME), sebuah API untuk merancang aplikasi yang jalan pada alat kecil seperti telepon genggam, komputer genggam dan pager.
Pada saat ini teknologi java semakin berkembang, Sun Microsystem memperkenalkan Java versi 1.2 atau lebih dikenal dengan nama Java 2 yang terdiri atas JDK dan JRE versi 1.2. Pada Java 2 ini, java dibagi menjadi 3 kategori: Java 2 Standart Edition (J2SE) Java 2 Enterprise Edition (J2EE) Java 2 Micro Edition (J2ME)
Pada Java API ini juga ditawarkan beberapa fitur menarik yang dapat digunakan oleh user yang sedang berkecimpung di dunia Java. Beberapa fitur tersebut adalah : 1.Applet 2.Java Networking 3.Java Database Connectivity(JDBC) 4.Java Security 5.Java Swing 6.Java RMI 7.Java 2D/3D 8.Java Server Pages 9.JNI (Java Native Inteface) 10.Java Sound 11.Java IDL+CORBA 12.Java Card 13.JTAPI (Java Telephony API)
Platform yang ada pada JAVA dikembangkan oleh yang namanya Java Community Process (JCP). JCP didirikan pada tahun 1998, merupakan suatu proses formal yang memungkinkan pihak-pihak yang tertarik untuk terlibat dalam mengembangkan versi dan fitur dari platform JAVA tersebut. Di dalam JCP terdapat yang namanya Java Specification Request’s atau JSRs. JSRs adalah kumpulan dokumen formal yang menggambarkan spesifikasi dan teknologi yang diusulkan oleh orang-orang yang terlibat dalam JCP untuk melakukan penambahan fitur-fitur yang terdapat pada platform JAVA tersebut.
Pada Spesifikasi untuk J2SE, J2EE dan J2ME perkembangannya dibawah pengawasan Java Community Process (JCP). Spesifikasi yang dihasilkan adalah Java Specification Request (JSR). JCP terdiri dari para ahli dari berbagai perusahaan yang tergabung untuk membentuk Spesification. JSR ini melalui beberapa tahap pada JCP sebelum selesai. Setiap JSR diberi nomor.
Sumber : http://zainuliman.blogspot.com/2009/11/jcp-java-community-process.html
Diposting oleh
UntarA pRatama
Virtual machine (VM) adalah suatu environment, biasanya sebuah program atau sistem operasi, yang tidak ada secara fisik tetapi dijalankan dalam environment lain. Dalam konteks ini, VM disebut “guest” sementara environment yang menjalankannya disebut “host”. Ide dasar dari virtual machine adalah mengabtraksi perangkat keras dari satu komputer (CPU, memori, disk, dst) ke beberapa environment eksekusi, sehingga menciptakan illusi bahwa masing-masing environment menjalankan komputernya (terpisah) sendiri. VM muncul karena pada satu komputer. Virtual Machine (VM) sendiri mulai dikenalkan oleh IBM ketika meluncurkan sistem operasi mainframenya pada tahun 1965-an. Diperkenalkan untuk sistem S/370 dan S/390 dan disebut sebagai sistem operasi VM/ESA (Enterprise System Architecture). Teknologi virtual machine memiliki banyak kegunaan seperti memungkinkan konsolidasi perangkat keras, memudahkan recovery sistem, dan menjalankan perangkat lunak terdahulu. Salah satu penerapan penting dari teknologi VM adalah integrasi lintas platform. Beberapa penerapan lainnya yang penting adalah: 1. Konsolidasi server Jika beberapa server menjalankan aplikasi yang hanya memakan sedikit sumber daya, VM dapat digunakan untuk menggabungkan aplikasi-aplikasi tersebut sehingga berjalan pada satu server saja, walaupun aplikasi tersebut memerlukan sistem operasi yang berbeda-beda. 2. Otomasi dan konsolidasi lingkungan pengembangan dan testing Setiap VM dapat berperan sebagai lingkungan yang berbeda, ini memudahkan pengembang sehingga tidak perlu menyediakan lingkungan tersebut secara fisik. 3. Menjalankan perangkat lunak terdahulu Sistem operasi dan perangkat lunak terdahulu dapat dijalankan pada sistem yang lebih baru. 4. Memudahkan recovery sistem Solusi virtualisasi dapat dipakai untuk rencana recovery sistem yang memerlukan portabilitas dan fleksibilitas antar platform. 5. Demonstrasi perangkat lunak Dengan teknologi VM, sistem operasi yang bersih dan konfigurasinya dapat disediakan secara cepat. KELEBIHAN VIRTUAL MACHINE (VM) 1. Hal keamanan. VM memiliki perlindungan yang lengkap pada berbagai sistem sumber daya, yaitu dengan meniadakan pembagian sumber daya secara langsung, sehingga tidak ada masalah proteksi dalam VM. Sistem VM adalah kendaraan yang sempurna untuk penelitian dan pengembangan sistem operasi. Dengan VM, jika terdapat suatu perubahan pada satu bagian dari mesin, maka dijamin tidak akan mengubah komponen lainnya. 2. Memungkinkan untuk mendefinisikan suatu jaringan dari Virtual Machine (VM). Tiap-tiap bagian mengirim informasi melalui jaringan komunikasi virtual. Sekali lagi, jaringan dimodelkan setelah komunikasi fisik jaringan diimplementasikan pada perangkat lunak. KEKURANGAN VIRTUAL MACHINE. Beberapa kesulitan utama dari konsep VM, diantaranya adalah: 1. Sistem penyimpanan. Sebagai contoh kesulitan dalam sistem penyimpanan adalah sebagai berikut: Andaikan kita mempunyai suatu mesin yang memiliki 3 disk drive namun ingin mendukung 7 VM. Keadaan ini jelas tidak memungkinkan bagi kita untuk dapat mengalokasikan setiap disk drive untuk tiap VM, karena perangkat lunak untuk mesin virtual sendiri akan membutuhkan ruang disk secara substansial untuk menyediakan memori virtual dan spooling. Solusinya adalah dengan menyediakan disk virtual atau yang dikenal pula dengan minidisk, dimana ukuran daya penyimpanannya identik dengan ukuran sebenarnya. Dengan demikian, pendekatan VM juga menyediakan sebuah antarmuka yang identik dengan perangkat keras yang mendasari. 2. Pengimplementasian sulit. Meski konsep VM cukup baik, namun VM sulit diimplementasikan. Contoh virtual machine : Vmware, Xen VMM , Java VM Jenis-jenis dari VM adalah: 1. VM sistem di mana sebuah VM dapat menjalankan sebuah sistem operasinya sendiri. 2. VM proses di mana VM hanya menjalankan sebuah proses saja. Kemudian VM juga dibagi berdasarkan tingkat virtualisasinya: 1. Virtualisasi penuh yang mensimulasikan seluruh fitur perangkat keras sehingga memungkinkan perangkat lunak berjalan pada VM tanpa modifikasi. 2. Virtualisasi paruh, di mana tidak semua fitur perangkat keras disimulasikan. 3. Virtualisasi asli, yang mana merupakan virtualisasi penuh yang digabungkan dengan bantuan perangkat keras yang mendukung virtualisasi.
sedangkan untuk perkembangan teknologi dari tahun ke tahun sangat pesat sekali. Salah satunya yaitu teknik virtualisasi komputer (Virtual Machine ) Maksudnya adalah pada saat kita menjalankan virtual komputer (PC bayangan) di dalam komputer. Monitor (XWindow nya), HDD, RAM, NIC, Sound Card, dll yang disediakan secara virtual. Pada dasarnya Virtual machine adalah program yang berguna untuk melakukan simulasi suatu sistem PC lengkap. Yang dimaksud dengan ‘ lengkap disini adalah RAM, hard disk, floppy disk, prosesor, graphics card dan beberapa device lain yang umumnya terdapat pada PC. Program semacam ini mungkin tidak banyak berguna bagi sebagian orang, tapi untuk kebutuhan tertentu atau spesifik, manfaatnya akan sangat terasa. Cara kerja virtual machine ‘menirukan’ berdasarkan prinsip dasar aslinya, yaitu emulator tidak terlepas dari beberapa keterbatasan, antara lain : • Anda tidak akan dapat menjalankannya secepat program atau hardware aslinya. Emulator bekerja dengan ‘meminjam’ resource komputer dan sistem operasi yang menjalankannya, sehingga kinerjanya terbagi dengan proses-proses lainnya yang juga sedang berjalan. • Emulator tidak bebas bug. Suatu instruksi yang di platform aslinya (native) bekerja dengan baik, bisa saja menghasilkan output lain atau malah error di dalam emulator. Bug seperti ini bisanya secara bertahap dan kontinyu akan dikoreksi pada versi berikutnya. • Hingga kini, emulasi belum menyediakan akses langsung ke beberapa periferal PC seperti modem atau joystick. Namun, tidak tertutup kemungkinan akses tersebut akan tersedia pada masa mendatang.
Sumber : http://bluewarrior.wordpress.com
http://java-virtual-machine.net/download.html
http://bebas.vlsm.org/v06/Kuliah/SistemOperasi/2008/240/08._Virtual_Machine_VM_.pdf
http://en.wikipedia.org/wiki/Java_Virtual_Machine
http://en.wikipedia.org/wiki/Partial_virtualization
Diposting oleh
UntarA pRatama
Jumat, 26 November 2010
di
21.16
|
Bagi saya perkembangan teknologi internet pun sangat mendukung, diantaranya penggunaan media internet dalam melakukan banyak hal, Melakukan interaksi dengan computer itu merupakan sebagian contoh dari pemanfaatan telematika dari saya sebagai mahasiswa. Penggunaan media internet sangatlah dibutuhkan oleh para mahasiswa sebagai media untuk belajar mengajar maupun melakukan interaksi kepada dosen dalam kegiatan belajar mengajar misalnya penerapan e-learing juga interaksi kelas seperti virtual class. Selain itu pasti mahasiwa untuk melakukan pencarian sumber-sumber informasi untuk tugas kuliah pasti menggunakan media internet. Inti dari permasalahan itu semua adalah peranan telematika sangat diperlukan bagi seorang mahasiwa dalam kegiatan belajar mengajar.
Dengan adanya telematika, saya dapat merasakan manfaatnya secara langsung dan diberi kemudahan-kemudahan dalam pengaksesan informasi, dengan cara perluasan dalam penggunaan pencarian berbagai tempat pada layanan context aware. serta kemudahan pengaksesannya baik di daerah terpencil maupun di desa-desa. sehingga penyebaran informasi dapat tersebar secara merata.
Diposting oleh
UntarA pRatama
PENGERTIAN CLIENT-SERVER Client/Server dapat diartikan sebagai kemampuan komputer untuk meminta layanan request data kepada komputer lain. Setiap instance dari komputer yang meminta layanan disebut sebagai client, sedangkan setiap instance yang menyediakan layanan disebut sebagai server. Data yang diminta oleh client dapat diambil dari database pada sisi server yang sering disebut database server, seperi misalnya MySQL, PostgreSQL, Oracle, atau SQL Server.
KARAKTERISTIK CLIENT-SERVER Client dan Server merupakan item proses (logika) terpisah yang bekerja sama pada suatu jaringan komputer untuk mengerjakan suatu tugas sebagai berikut: • Service : Menyediakan layanan terpisah yang berbeda • Shared resource : Server dapat melayani beberapa client pada saat yang sama dan mengatur pengaksesan resource . • Asymmetrical Protocol : antara client dan server merupakan hubungan one-to-many. Client memulai komunikasi dengan mengirim request ke server. Server menunggu permintaan dari client. Kondisi tersebut juga memungkinkan komunikasi callback. • Transparency Location : proses server dapat ditempatkan pada mesin yang sama atau terpisah dengan proses client. Client/server akan menyembunyikan lokasi server dari client. • Mix-and-match : tidak tergantung pada platform • Message-based-exchange : antara client dan server berkomunikasi dengan mekanisme pertukaran message. • Encapsulation of service : message memberitahu server apa yang akan dikerjakan. • Scalability : sistem C/S dapat dimekarkan baik vertical maupun horisontal • Integrity : kode dan data server diatur secara terpusat, sedangkan pada client tetap pada komputer tersendiri. • Characteristics of a client – Initiates requests – Waits for and receives replies – Usually connects to a small number of servers at one time – Typically interacts directly with end-users using a graphical user interface • Characteristics of a server – Passive (slave) – Waits for requests from clients –Upon receipt of requests, processes them and then serves replies – Usually accepts connections from a large number of clients – Typically does not interact directly with end-users
KEUNTUNGAN CLIENT-SERVER • Client-server mampu menciptakan aturan dan kewajiban komputasi secara terdistribusi. • Mudah dalam maintenance. Memungkinkan untuk mengganti, memperbaiki server tanpa mengganggu client. • Semua data disimpan di server Server dapat mengkontrol akses terhadap resources, hanya yang memiliki autorisasi saja. • Tempat penyimpanan terpusat, update data mudah. Pada peer-to-peer, update data sulit. • Mendukung banyak clients berbeda dan kemampuan yang berbeda pula.
KELEMAHAN CLIENT-SERVER • Traffic congestion on the network, jika banyak client mengakses ke server secara simultan, maka server akan overload. – Berbeda dengan P2P network, dimana bandwidthnya meningkat jika banyak client merequest. Karena bandwidth berasal dari semua komputer yang terkoneksi kepadanya. • Pada client-server, ada kemungkinan server fail. – Pada P2P networks, resources biasanya didistribusikan ke beberapa node sehingga masih ada node yang dapat meresponse request.
ARSITEKTUR CLIENT/SERVER => Menggunakan LAN untuk mendukung jaringan PC => Masing-masing PC memiliki penyimpan tersendiri => Berbagi hardware atau software
Aplikasi Web dapat dibagi menjadi 2 macam: => Web Statis => Web Dinamis
Teknologi Web Teknologi untuk membentuk aplikasi Web yang dinamis : 1. Teknologi pada sisi klien (client-side technology) 2. Teknologi pada sisi server (server-side technology)
Teknologi pada sisi Klien : 1. Kontrol Active X 2. Java applet 3. Client-side script (JavaScript dan VBScript) 4. DHTML (CSS / Cascading Style Sheets)
Teknologi pada sisi Server : => CGI => FastCGI => Proprietary Web Server API (ISAPI dan NSAPI) => Active Server Pages (ASP) => Java Server Pages (JSP) dan Java Servlets => Server-side JavaScript => PHP
Sumber : http://utiemarlin.blogspot.com/2009/12/manajemen-data-telematika.html
Diposting oleh
UntarA pRatama
Context awareness adalah kemampuan sebuah sistem untuk memahami si user, network, lingkungan, dan dengan demikian melakukan adaptasi yang dinamis sesuai kebutuhan. Karakteristik dari user, network, lingkungan itu disebut konteks. Namun informasi konteks sendiri menjadi kompleks dan heterogen sesuai jenis layanan yang akan didukung. Maka context awareness menjadi masalah yang besar dan menarik dalam pengembangan aplikasi, khususnya mobile, beberapa tahun ke depan. Beberapa bagian yang lebih sederhana dari context awareness telah mulai dibangun. Misalnya LBS: location-based service. Misalnya, sewaktu user mencari keyword tertentu (pom bensin, kafe, ATM, dll), maka ia akan memperoleh hasil yang berbeda tergantung pada posisi user. Ini dapat mulai digabungkan dengan beberapa info dari user. Misalnya pom bensin atau kafe di dekat posisi user yang menerima pembayaran dengan ATM yang dimiliki user.
Tiga hal yang menjadi perhatian sistem context-aware menurut Albrecht Schmidt, yaitu:
1. The acquisition of context Hal ini berkaitan dengan pemilihan konteks dan bagaimana cara memperoleh konteks yang diinginkan, sebagai contoh : pemilihan konteks lokasi, dengan penggunaan suatu sensor lokasi tertentu (misalnya: GPS) untuk melihat situasi atau posisi suatu lokasi tersebut.
2. The abstraction and understanding of context Pemahaman terhadap bagaimana cara konteks yang dipilih berhubungan dengan kondisi nyata, bagaimana informasi yang dimiliki suatu konteks dapat membantu meningkatkan kinerja aplikasi, dan bagaimana tanggapan sistem dan cara kerja terhadap inputan dalam suatu konteks.
3. Application behaviour based on the recognized context Terakhir, dua hal yang paling penting adalah bagaimana pengguna dapat memahami sistem dan tingkah lakunya yang sesuai dengan konteks yang dimilikinya serta bagaimana caranya memberikan kontrol penuh kepada pengguna terhadap sistem.
Sumber : http://resty-pumpfh.blogspot.com/2009/12/layanan-telematika.html http://bajirul.wordpress.com/
Diposting oleh
UntarA pRatama
Lingkungan komputasi adalah suatu lingkungan di mana sistem komputer digunakan. Lingkungan komputasi dapat dikelompokkan menjadi empat jenis : komputasi tradisional, komputasi berbasis jaringan, dan komputasi embedded, serta komputasi grid.
Pada awalnya komputasi tradisional hanya meliputi penggunaan komputer meja ( desktop ) untuk pemakaian pribadi di kantor atau di rumah. Namun, seiring dengan perkembangan teknologi maka komputasi tradisional sekarang sudah meliputi penggunaan teknologi jaringan yang diterapkan mulai dari desktop hingga sistem genggam. Perubahan yang begitu drastis ini membuat batas antara komputasi tradisional dan komputasi berbasis jaringan sudah tidak jelas lagi.
Dalam ledakan informasi, bagaimana perusahaan memperoleh informasi akurat dan tepat waktu, respon cepat kebutuhan pelanggan menjadi faktor penting dalam kesuksesan bisnis. Untuk memastikan bahwa staf dari waktu, ruang dan kondisi jaringan tetap, mudah dan aman terhubung ke kantor pusat aplikasi, akses informasi dan data dan panggilan berbagai peralatan, perusahaan membutuhkan lingkungan kerja yang lebih kompleks untuk lebih banyak pengguna sumber informasi beberapa menyediakan kemampuan untuk menghubungkan.
Bidang ini berbeda dengan ilmu komputer (computer science), yang mengkaji komputasi, komputer dan pemrosesan informasi. Bidang ini juga berbeda dengan teori dan percobaan sebagai bentuk tradisional dari ilmu dan kerja keilmuan. Dalam ilmu alam, pendekatan ilmu komputasi dapat memberikan berbagai pemahaman baru, melalui penerapan model-model matematika dalam program komputer berdasarkan landasan teori yang telah berkembang, untuk menyelesaikan masalah-masalah nyata dalam ilmu tersebut.
Sumber : http://www.softcov.com/id/computing-architecture/citrix-simplify-complex-computing-environment.html
Diposting oleh
UntarA pRatama
Jumat, 19 November 2010
di
19.55
|
Definisi Middleware adalah sebuah aplikasi yang secara logic berada diantara lapisan aplikasi (application layer) dan lapisan data dari sebuah arsitektur layer – layer TCP/IP . Selain itu juga dapat diartikan sebagai teknologi yang mengintegrasikan dua atau lebih software aplikasi atau lapisan.
Middleware sangat dibutuhkan untuk bermigrasi dari aplikasi mainframe ke aplikasi client/server dan juga untuk menyediakan komunikasi antar platform yang berbeda. Middleware yang paling banyak dipublikasikan : => Open Software Foundation's Distributed Computing Environment (DCE), => Object Management Group's Common Object Request Broker Architecture (CORBA), => Microsoft's COM/DCOM (Component Object Model.
Tujuan Middleware adalah sebagai software penghubung yang berisi sekumpulan layanan yang memungkinkan beberapa proses dapat berjalan pada satu atau lebih mesin untuk saling berinteraksi pada suatu jaringan.
Middleware sangat dibutuhkan untuk bermigrasi dari aplikasi mainframe ke aplikasi client/server dan juga untuk menyediakan komunikasi antar platform yang berbeda. Middleware yang paling banyak dipublikasikan : => Open Software Foundation's Distributed Computing Environment (DCE), => Object Management Group's Common Object Request Broker Architecture (CORBA), => Microsoft's COM/DCOM (Component Object Model. Layanan Middleware. Menyediakan kumpulan fungsi API (Application Programming Interfaces) yang lebih tinggi daripada API yang disediakan sistem operasi dan layanan jaringan yang memungkinkan suatu aplikasi dapat : - Mengalokasikan suatu layanan secara transparan pada jaringan. - Menyediakan interaksi dengan aplikasi atau layanan lain. - Tidak tergantung dari layanan jaringan. - Handal dan mampu memberikan suatu layanan. - Diperluas (dikembangkan) kapasitasnya tanpa kehilangan fungsinya.
Contoh Layanan Middleware I. Transaction Monitor - Produk pertama yang disebut middleware. - Menempati posisi antara permintaan dari program client dan database, untuk menyakinkan bahwa semua transaksi ke database terlayani dengan baik. - Messaging Midleware
II. Distributed Object Middleware Contoh : RPC, CORBA dan DCOM/COM
III. Middleware basis data Contoh : menyediakan antarmuka antara sebuah query dengan beberapa database yang terdistribusi.
IV. Application Server Middleware Contoh : J2EE Application Server, Oracle Application Server
Sumber : http://utiemarlin.blogspot.com/2009/12/middleware-telematika.html
Diposting oleh
UntarA pRatama
Jumat, 12 November 2010
di
20.42
|
Diposting oleh
UntarA pRatama
NAMA : UNTAA PRATAMA NPM : 11107706 KELAS : 4 KA 16
Sebagai mahasiswa dengan adanya telematika tentunya semakin lebih mudah dan praktis. Dengan adanya layanan surat elektronik atau biasa disebut email dapat memudahkan saya dalam mengirimkan dan menyebarkan informasi mengenai tugas-tugas kuliah, hal ini termasuk kedalam fungsi telematika sebagai penyampai informasi dan juga dengan adanya jejaringan sosial yang termasuk kedalam fungsi telematika yang menjembatani proses interaksi sosial dan kerjasama sehingga dengan adanya facebook ini memudahkan saya dalam menerima atau shering pikiran kepada sesama teman serta memiliki nilai tambah dalam menjalin silaturahmi antar sesama. Banyak sekali yang saya rasakan dengan adanya telematika ini, ada lagi seperti pemanfaatan telefon genggam yang saya miliki yang disertai dengan fitur komunikasi berupa pesan singkat SMS, telefon, internet yang memudahkan saya untuk tetap berkomunikasi antar sesama dimanapun dan kapanpun, fitur Ebook yang memudahkan saya dalam menyimpan file-file document seperti halnya word, txt dan pdf, fitur Mp3 Player dan Camera serta video digital untuk pelengkap kebutuhan sehari-hari.
Diposting oleh
UntarA pRatama
NAMA : UNTARA PRATAMA NPM : 11107706 KELAS : 4 KA 16
Perkembangan teknologi informasi dan telematika di Indonesia masih tertinggal dibandingkan negara-negara lain. Cina misalnya, kini sudah bisa menyalip Indonesia dalam soal aplikasi komputer, padahal dulu tingkatannya masih di bawah. Tampaknya, masalah political will pemerintah dan belum beresnya aturan fundamental telematika yang menyebabkan kekurangan tersebut. Sebenarnya di Indonesia sudah ada badan yang mengurus perkembangan teknologi informasi, yaitu Tim Koordinasi Telematika Indonesia (TKTI). Salah satu target mereka adalah pelaksanaan pemerintahan online atau e-government.Dengan e-government, pemerintah dapat menjalankan fungsinya melalui media Internet. Tujuannya adalah memberi pelayanan kepada publik secara transparan dan dengan akses yang lebih mudah. Caranya dengan membangun sejumlah situs. Selain informasi, dalam situs juga ada jasa layanan, seperti misalnya yang sudah diterapkan Dinas Bea Cukai. Kini permohonan dan perizinan impor barang sudah dapat dilayani secara online menggunakan teknologi komputer. Selain fungsi kepada publik, e-government sebenarnya juga dapat membantu komunikasi antarinstansi pemerintahan atau departemen. Sistem jaringan dapat diterapkan dalam berbagai situs pemerintah, sehingga timbul kerja sama. Kerja sama ini diatur dalam satu situs Indonesia Online. Dengan dilaksanakannya otonomi daerah, penerapan e-government juga semakin perlu sebagai penghubung pemerintah pusat dan daerah. Daerah juga terbantu karena bisa mempromosikan kepada sektor bisnis dan investor. Investor dapat memperoleh data dengan lebih mudah, bahkan melihat pula foto-foto menarik tentang tempat wisata di daerah. Daftar nama situs pemerintah sekarang sebenarnya sudah mencapai 300 alamat. Sayang, fungsinya sebagian besar masih sebatas situs web. Belum bisa dipastikan, kapan situs berubah menjadi model interaktif yang menjalankan fungsi pemerintahan. Masalah lain dalam dunia telematika adalah peraturan yang belum jelas. Contohnya soal telepon internet atau Voice over Internet Protocol (VoIP). Meski sebenarnya sudah banyak yang beroperasi, pemerintah hanya menunjuk lima operator sebagai penyelenggara resmi VoIP. Tentu saja hal ini menimbulkan kontroversi. Dampak lain, biaya percakapan lewat VoIP bisa jadi tidak semurah tempo dulu. Meskipun sekarang sudah ada kementerian komunikasi dan informasi, tapi masih sebatas tingkat menteri negara. Seperti disebutkan Syamsul Mu`arif selaku Menteri Negara Komunikasi dan Informasi (Menneg Kominfo), jabatannya tidak operasional sehingga sulit menangani hal-hal yang terkait dengan perizinan. Syamsul mengakui bahwa masyarakat dan pelaku usaha sekarang sudah kian maju dalam teknologi informasi. Sementara pemerintah juga berusaha mengakomodasi berbagai kepentingan itu supaya timbul iklim berusaha yang sehat. “Tapi, karena belum ada aturan, masing-masing membuat aturannya sendiri,” kata Syamsul. Untuk mengatasinya, dia menilai hal paling fundamental adalah soal peraturan, misalnya undang-undang cyber atau cyberlaw. Sekarang sudah ada beberapa versi undang-undang cyber yang sedang dibahas. Syamsul berharap di tahun 2002 ini cyberlaw sudah makin jelas arahnya. Pengamat telematika Benny S Nasution juga menilai perkembangan telematika di Indonesia masih memprihatinkan. Dia membandingkan dengan Cina yang dulu penguasaan teknologinya sama-sama rendah tapi sekarang jauh melejit. Contohnya, pertambahan jalur telepon di sana bisa sampai satu juta jalur tiap bulan. “Di Indonesia, banyak peraturannya tapi justru makin tidak jelas,” tegas Benny. Menneg Kominfo mengakui antara masyarakat dan regulator masih belum banyak kecocokan. Soal VoIP misalnya, Syamsul mengatakan masih berupaya mempertemukan regulator dengan para pengusaha. Tapi, pihaknya juga belum bisa berbuat banyak sehubungan di Kementerian Komunikasi dan Informasi sendiri belum tersusun personalia yang utuh..
Sumber : http://www.ristek.go.id/?module=News%20News&id=256
Diposting oleh
UntarA pRatama
Kamis, 04 November 2010
di
20.12
|
Speech synthesis merupakan hasil kecerdasan buatan dari pembicaraan manusia. Komputer yang digunakan untuk tujuan ini disebut speech syhthesizer dan dapat diterapkan pada perangkat lunak dan perangkat keras. Sebuah sistem text to speech (TTS) merubah bahasa normal menjadi pembicaraan.
Skema Utama Speech Recognition, terdapat 4 langkah utama dalam sistem pengenalan suara : 1. Penerimaan data input 2. Ekstraksi, yaitu penyimpanan data masukan sekaligus pembuatan database untuk template. 3. Pembandingan/pencocokan, yaitu tahap pencocokan data baru dengan data suara (pencocokan tata bahasa) pada template 4. Validasi identitas pengguna
Secara umum, speech recognizer memproses sinyal suara yang masuk dan menyimpannya dalam bentuk digital. Hasil proses digitalisasi tersebut kemudian dikonversi dalam bentuk spektrum suara yang akan dianalisa dengan membandingkan dengan template suara pada database sistem. Sebelumnya, data suara masukan dipilah-pilah dan diproses satu per satu berdasarkan urutannya. Pemilahan ini dilakukan agar proses analisis dapat dilakukan secara paralel.
Speech recognition merupakan salah satu jenis biometric recognition,yaitu proses komputer mengenali apa yang diucapkan seseorang berdasarkan intonasi suara yang dikonversi ke dalam bentuk digital print. Pengenalan pola suara adalah salah satu aplikasi yang berkembang saat ini. Sistem ini mengijinkan kita untuk berkomunikasi antara manusia dengan memasukkan data ke komputer. Salah satu fungsinya adalah untuk meningkatkan efisiensi industri manufaktur, mengontrol mesin dengan berbicara pada mesin itu. Algoritma yang diimplementasikan untuk masalah pengenalan suara ini adalah algoritma divide and conquer. Proses awalnya adalah mengkonversi data spektrum suara ke dalam bentuk digital dan mengibah dalam bentuk diskrit.
Diposting oleh
UntarA pRatama
Selasa, 26 Oktober 2010
di
06.53
|
Sebuah metode browsing jaringan disediakan untuk browsing video / audio data yang ditembak oleh sebuah IP kamera. Jaringan video / audio metode browsing sesuai mencakup langkah-langkah dari: (i) menjalankan sebuah program aplikasi komputer lokal untuk mendapatkan kode identifikasi yang disimpan dalam kamera IP, (ii) transmisi untuk mendaftarkan kode identifikasi ke DDNS ( Dynamic Domain Name Server) oleh program aplikasi, (iii) mendapatkan kamera IP pribadi alamat dan alamat server pribadi sehingga pasangan IP kamera dan kontrol kamera IP melalui kamera IP pribadi alamat dan alamat server pribadi dan (iv) kopel ke layanan server melalui alamat server pribadi sehingga untuk mendapatkan video / audio data yang ditembak oleh kamera IP, di mana server layanan menangkap video / audio data yang ditembak oleh kamera IP melalui Internet.
Penemuan berkaitan dengan sistem dan metode untuk browsing video / audio data, lebih khusus ke jaringan vide / audio sistem browsing dan metode yang akan diatur dalam sebuah IP kamera (juga disebut sebagai kamera jaringan) untuk browsing video / audio data yang ditembak oleh kamera IP.
Sebagai kemajuan teknologi jaringan, semakin banyak diterapkan jaringan produk yang dibuat-buat terus-menerus. Salah satu yang paling umum diterapkan jaringan yang dikenal adalah produk kamera IP, yang dapat menampilkan isi (video / audio data) melalui Internet. Kamera IP biasanya terhubung ke jaringan melalui router, dan memiliki sebuah IP (Internet Protocol) address setelah operasi sambungan.
Jaringan video / audio sistem browsing penemuan yang sekarang digunakan untuk browsing video / audio data yang ditembak oleh sebuah IP kamera. Sistem penjelajahan termasuk DDNS (Dynamic Domain Name Server), sebuah IP kamera disimpan dengan kode identifikasi, sebuah layanan server, sebuah komputer lokal dan setidaknya satu client. Masing-masing item sebelumnya terhubung ke Internet.
Diposting oleh
UntarA pRatama
Senin, 25 Oktober 2010
di
04.19
|
Computer Vision didefinisikan sebagai salah satu cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari bagaimana komputer dapat mengenali obyek yang diamati/ diobservasi. Cabang ilmu ini bersama Intelijensia Semu (Artificial Intelligence) akan mampu menghasilkan sistem intelijen visual (Visual Intelligence System). Perbedaannya adalah
Computer Vision lebih mempelajari bagaimana komputer dapat mengenali obyek yang diamati/ diobservasi. Namun komputer grafika lebih ke arah pemanipulasian gambar (visual) secara digital. Bentuk sederhana dari grafika komputer adalah grafika komputer 2D yang kemudian berkembang menjadi grafika komputer 3D, pemrosesan citra (image processing), dan pengenalan pola (pattern recognition). Grafika komputer sering dikenal juga dengan istilah visualisasi data.
Computer Vision adalah kombinasi antara Pengolahan Citra dan Pengenalan Pola. Pengolahan Citra (Image Processing) merupakan bidang yang berhubungan dengan proses transformasi citra/gambar (image). Proses ini bertujuan untuk mendapatkan kualitas citra yang lebih baik.
Sedangkan Pengenalan Pola (Pattern Recognition), bidang ini berhubungan dengan proses identifikasi obyek pada citra atau interpretasi citra. Proses ini bertujuan untuk mengekstrak informasi/pesan yang disampaikan oleh gambar/citra.
Beberapa applikasi yang dihasilkan dari Computer Vision antara lain :
1. Robotic – navigation and control 2. Medical Image Analysis – measurement and interpretation of many types of images 3. Industrial Inspection – measurement, fault checking, process control 4. Optical Character Recognition – text reading 5. Remote Sensing – land use and environmental monitoring 6. Psychology, AI – exploring representation and computation in natural vision
Sumber : http://blog.indra-ehm.net
Diposting oleh
UntarA pRatama
Speech Synthesis atau sintesis pidato adalah sebuah sistem komputer yang mengacu ke sebuah kemampuan untuk menghasilkan suara yang menyerupai suara manusia. Sebuah sistem komputer yang digunakan untuk tujuan ini disebut synthesizer pidato, dan dapat diimplementasikan dalam perangkat lunak atau hardware. Speech Synthesis adalah termasuk sebuah teks-to-speech (TTS), yaitu sistem mengkonversi teks ke dalam pidato bahasa normal. Kebanyakan perangkat lunak text-to-speech dapat membaca file berbasis teks dengan suara-suara alam dengan menggunakan mesin berbagai suara. Suara teks-to-speech engine di Vista adalah Microsoft Anna, dan Microsoft Sam pada Windows XP. Vista pengguna dapat mendengar suara sangat jelas dari Anna, dan kualitas suara Anna Microsoft jauh lebih baik daripada Microsoft Sam. Sintesis pidato Windows program yang disebut narator telah dikirimkan dengan Windows2000, Windows XP dan Vista. Bila pengguna Windows ingin mendapatkan suara tidak hanya membaca tetapi juga file audio seperti gelombang dan file mp3 pidato, mereka dapat menginstal bebas teks-to-speech dan panopreter text-to-mp3 aplikasi yang ditawarkan oleh panopreter.com. Hal membaca file teks dan mengkonversi pidato menjadi gelombang dan mp3 file, pengguna dapat mengimpor file audio yang dihasilkan ke perangkat portabel, dan mendengarkan mereka sambil berjalan, jogging atau Komuter untuk bekerja.
Speech sintesis menjadi alat bantu teknologi vital dan penerapannya di daerah ini sangat signifikan dan luas, sekarang umum digunakan oleh orang-orang dengan disleksia dan kesulitan membaca lainnya maupun oleh anak-anak pra-melek. Sementara itu, aplikasi sintesis pidato dan gadget pada bahasa alat belajar. Teknik sintesis Pidato sekarang juga digunakan dalam produksi hiburan seperti game, anime dan yang sejenis, dan banyak digunakan dalam produk telekomunikasi juga. Multimodal pidato sintesis (kadang-kadang disebut sebagai visual pidato sintesis-audio) menggabungkan wajah animasi disinkronkan untuk melengkapi pidato disintesis. Kesulitan yang sama yang mendasari gangguan berbicara individu sering menghalangi kemampuan mereka untuk berkomunikasi melalui ekspresi wajah. Meskipun pidato disintesis semakin hidup seperti, mungkin beberapa waktu sebelum ini mendekati kapasitas untuk nuansa ucapan yang alami. sistem Multimodal menggabungkan sarana menambah isyarat non-verbal untuk pidato (seperti kepala-gemetar, tersenyum, dan mengedip, misalnya) untuk membuat pengguna arti sejelas mungkin.
Sumber : http://www.techtext.net/id/information-technology/computer-speech-synthesis-software.html
Diposting oleh
UntarA pRatama
Definisi Telematika TELEMATICS adalah singkatan dari TELECOMMUNICATION and INFORMATICS sebagai wujud dari perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah Telematics juga dikenal sebagai "the new hybrid technology" yang lahir karena perkembangan teknologi digital. Perkembangan ini memicu perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika menjadi semakin terpadu atau populer dengan istilah "konvergensi". Semula Media masih belum menjadi bagian integral dari isu konvergensi teknologi TELEMATIKA, berasal dari istilah dalam bahasa Perancis "TELEMATIQUE" yang merujuk pada bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi. informasi dan komunikasi pada saat itu. Menurut Wikipedia, Telematika adalah singkatan dari Telekomunikasi dan Informatika. Istilah telematika sering dipakai untuk beberapa macam bidang, sebagai contoh adalah: - Integrasi antara sistem telekomunikasi dan informatika yang dikenal sebagai Teknologi Komunikasi dan Informatika atau ICT (Information and Communications Technology). Secara lebih spesifik, ICT merupakan ilmu yang berkaitan dengan pengiriman, penerimaan dan penyimpanan informasi dengan menggunakan peralatan telekomunikasi. - Secara umum, istilah telematika dipakai juga untuk teknologi Sistem Navigasi/Penempatan Global atau GPS (Global Positioning System) sebagai bagian integral dari komputer dan teknologi komunikasi berpindah - Secara lebih spesifik, istilah telematika dipakai untuk bidang kendaraan dan lalulintas
Bidang Yang Terkait Dengan Telematika
I. E-Commerce Prinsip dasar dari e-commerce adalah proses jual beli yang dilakukan secara elektronik melalui internet. Proses jual beli yang dimaksud meliputi pemasangan iklan, melakukan pemesanan barang, melakukan pembayaran, sampai mengirim dokumen klaim. Karena e-commerce dapat diakses secara luas di seluruh dunia, maka proses jual beli pun terasa mudah sebab sudah tidak bergantung pada ruang dan waktu. Siapapun dapat membeli barang yang dijual di negara manapun dan kapanpun.
II. E-Government E-government digunakan untuk administrasi pemerintahan secara elektronik. Contoh riil dari program e-government ini adalah adanya badan yang secara khusus mengurus hal – hal berkaitan dengan telematika yaitu Tim Koordinasi Telematika Indonesi (TKTI). Tim ini bertugas untuk mengkoordinasikan perencanaan dan mempelopori kegiatan dalam rangka meningkatkan perkembangan dan pendayagunaan telematika di Indonesia. Salah satu target dari tim ini adalah pelaksanaan sistem pemerintahan secara online dalam bentuk situs di internet. Sehingga dengan adanya situs ini, pemerintah dapat menjalankan fungsinya via internet dan memberikan pelayanan yang transparan serta mudah diakses oleh masyarakat luas.
III. E-Learning E-learning merupakan contoh dari berkembangnya dunia pendidikan dari cara konvensional (tatap muka di kelas) ke cara yang lebih terbuka melalui internet. Hal ini dapat terjadi karena adanya teknologi telematika yang dapat menghubungkan pengajar dengan muridnya. Kegiatan seperti memberikan materi belajar, melakukan ujian, mengirim tugas, mengecek nilai dapat dilakukan secara elektronik. Perkembangan e-learning didukung dengan banyaknya web bernuansa pendidikan yang dibangun sehingga memudahkan pengaksesan pendidikan oleh siapapun yang ingin belajar tanpa dibatasi oleh umur dan gender. Selain 3 bentuk telematika diatas, masih banyak lagi bentuk lainnya yang juga berkembang dengan pesat seperti e-research dan e-medicine. Bentuk telematika yang bukan web dapat dilihat dari penggunaan GPS, teleconference dan sistem 3G yang banyak dikembangkan pada telepon selular.
Diposting oleh
UntarA pRatama
Senin, 11 Oktober 2010
di
06.36
|
PERKEMBANGAN TELEMATIKA DI INDONESIA Ragam bentuk telematika yang dipaparkan disini, tidak terlepas dari perkembangannya di masa lalu. Untuk kasus di Indonesia, perkembangan telematika mengalami tiga periode berdasarkan fenomena yang terjadi di masyarakat. Pertama adalah periode rintisan yang berlangsung akhir tahun 1970-an sampai dengan akhir tahun 1980-an. Periode kedua disebut pengenalan, rentang wktunya adalah tahun 1990-an, dan yang terakhir adalah periode aplikasi. Periode ketiga ini dimulai tahun 2000.
1. Periode Rintisan Periode rintisan telematika ini merupakan masa dimana beberapa orang Indonesia belajar menggunakan telematika, atau minimal mengetahuinya. Tahun 1980-an, teleconference terjadwal hampir sebulan sekali di TVRI (Televisi Republik Indonesia) yang menyajikan dialog interaktif antara Presiden Suharto di Jakarta dengan para petani di luar jakarta, bahkan di luar pulau Jawa. Pada pihak akademisi dan praktisi praktisi IT (Information and Technology), merekam penggunaan internet sebagai berikut. Menjelang akhir tahun 1980-an, tercatat beberapa komunitas BBS, seperti Aditya (Ron Prayitno), BEMONET (BErita MOdem NETwork), JCS (Jakarta Computer Society - Jim Filgo), dan lain-lain. Konon, BEMONET cukup populer dan bermanfaat sebagai penghilang stress dengan milis seperti "JUNK/Batavia". Di kalangan akademis, pernah ada UNInet dan Cossy. UNINET merupakan sebuah jaringan berbasis UUCP yang konon pernah menghubungkan Dikti, ITS, ITB, UI, UGM, UnHas, dan UT. Cossy pernah dioperasikan dengan menggunakan X.25 dengan pihak dari Kanada. Milis yang kemudian muncul menjelang akhir tahun 1980-an ialah the Indonesian Development Studiesi (IDS) (Syracuse, 1988); UKIndonesian (UK, 1989); INDOZNET (Australia, 1989); ISNET (1989); JANUS (Indonesians@janus.berkeley.edu), yang saking besarnya sampai punya beberapa geographical relayers; serta tentunya milis kontroversial seperti APAKABAR. Jaringan internet tersebut, terhubungakan dengan radio. Medio tahun 1980 diisi dengan komunikasi internasional melalui kegiatan radio amatir, yang memiliki komunitas dengan nama Amatir Radio Club (ARC) Institut Teknologi Bandung (ITB). Bermodalkan pesawattransceiver HF SSB Kenwood TS 430 dengan computer Apple II, sekitar belasan pemuda ITB menghubungkan server BBS amatir radio seluruh dunia, agar email dapat berjalan lancar.
2. Periode Pengenalan Periode satu dasawarsa ini, tahun 1990-an, teknologi telematika sudah banyak digunakan dan masyarakat mengenalnya. Jaringan radio amatir yang jangkauannya sampai ke luar negeri marak pada awal tahun 1990. hal ini juga merupakan efek kreativitas anak muda ketika itu, setelah dipinggirkan dari panggung politik, yang kemudian disediakan wadah baru dan dikenal sebagai Karang Taruna. Pada sisi lain, milis yang mulai digagas sejak tahun 1980-an, terus berkembang. Internet masuk ke Indonesia pada tahun 1994, dan milis adalah salah satu bagian dari sebuah web. Penggunanya tidak terbatas pada kalangan akademisi, akan tetapi sampai ke meja kantor. ISP (Internet Service Provider) pertama di Indonesia adalah IPTEKnet, dan dalam tahun yang sama, beroperasi ISP komersil pertama, yaitu INDOnet. Dua tahun keterbukaan informasi ini, salahsatu dampaknya adalah mendorong kesadaran politik dan usaha dagang. Hal ini juga didukung dengan hadirnya televise swasta nasional, seperti RCTI (Rajawali Citra Televisi) dan SCTV (Surya Citra Televisi) pada tahun 1995-1996. Teknologi telematika, seperti computer, internet, pager, handphone, teleconference, siaran radio dan televise internasional - tv kabel Indonesia, mulai dikenal oleh masyarakat Indonesia. Periode pengenalan telematika ini mengalami lonjakan pasca kerusuhan Mei 1998.
3. Periode Aplikasi Pada periode ini yang mencerminkan perkembangan telematika kita sekarang yang berkembang sangat pesat. Fenomena ini bisa dilihat dari hamper seluruh masyarakat mempunyai HP, computer,internet, dan alat telekomunikasi lainnya. Apalagi tekhnologi mobile phone atau handphone begitu cepat perkembangannya hingga hamper seluruh masyarakat mempunyainya karena teknologi dan fungsi yang ditawarkan sudah canggih dengan memory hingga Gigabyte dan dapat terkoneksi dengan internet yang dapat kita peroleh dengan harga murah. Maraknya pembajakan seperti software, HP illegal, dan alat lainnya yang di jual dengan harga murah juga membuat masyarakat bisa ikut menikmati perkembangan teknologi karena harga yang ditawarkan terjangkau secara financial.
Diposting oleh
UntarA pRatama
Sabtu, 02 Oktober 2010
di
21.03
|
Ilmu komputer adlah ilmu yang mempelajari tentang komponen sistem komputer (hardware, software, dan brainware) dan menekankan pada pemrograman komputer dan rekayasa perangkat lunak. 1. Definisi Komputer Komputer merupakan suatu alat elektronika yang dapat menerima dan mengolah data menjadi informasi, menjalankan program yang tersimpan di dalam memori, serta dapat bekerja secara otomatis dengan aturan tertentu.
2. Sistem Komputer Komputer tersusun atas sistem komputer terdiri atas 3 elemen, yaitu : A. Hardware (Perangkat keras) merupakan alat atau rangkaian elektronika yang terlihat secara fisik. Hardware dapat dikategorikan menjadi 3 komponen utama, yaitu : a. Prosesor, merupakan bagian utama dari perangkat keras yang melakukan pemrosesan aritmatika dan logika serta pengendalian operasi komputer secara keseluruhan. b. Memory, berdasarkan fungsinya dapat dibagi menjadi 2, yaitu : - Primary memory, digunakan untuk menyimpan data dan instruksi ketika program komputer masih berjalan. Bisa juga disebut RAM (Random Access Memory). - Secondary memory, digunakan untuk menyimpan data secara permanen. Contoh : Harddisk, CD, Disket, Flashdisk, dll. c. Input – Output Device, merupakan perangkat yang digunakan sebagai penghubung antar komputer dengan lingkungan di luarnya. Contoh Input Device : mouse, keyboard, scanner, dll. Contoh Output Devuce : monitor, printer, speaker, dll.
B. Software Sofware (perangkat lunak) merupakan program yang dijalankan pada komputer. Sofware dapat diklasifikasikan sebagai berikut : a. Sistem Operasi, merupakan perangkat lunak yang mengoperasikan komputer secara keseluruhan dan menyediakan antarmuka dengan perangkat lunak lain serta dengan pengguna. Contoh : Windows XP, Windows 98, Linux, dll. b. Program aplikasi, terdapat banyak sekali jenis – jenis program aplikasi, contohnya : Microsoft Word, Microsoft Excel, Corel Draw, Adobe Photoshop, dll. c. Bahasa Pemrograman, merupakan suatu perangkat lunak yang digunakan untuk membuat perangkat lunak lain. Contoh : Visual basic, C++, Java, Pascal, dll.
c. Brainware Brainware (SDM), merupakan orang – orang yang berhubungan atau berinteraksi dengan komputer. Terdapat banyak peranan yang dilakukan manusia dalam sistem komputer, misalnya : Programmer, Sistem Analis, Operator, Teknisi, dll.
Diposting oleh
UntarA pRatama
|
MARVEL and SPIDER-MAN: TM & 2007 Marvel Characters, Inc. Motion Picture © 2007 Columbia Pictures Industries, Inc. All Rights Reserved. 2007 Sony Pictures Digital Inc. All rights reserved. blogger templates
|